Kupangmetro – Dihari terakhir pendaftaran Bakal Calon Anggota Legislatif (Bacaleg) dan Bakal Calon Anggota Dewan Perwakilan Daearah (DPD) Republik Indonesia yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU), bakal calon anggota DPD RI yang terakhir mendaftar adalah Elyas Yohanis Asamau.
Bagi Elyas Yohanis Asamau, walaupun tanggal tersebut merupakan tanggal terakhir batas waktu pendaftaran, namun bagi Asamau tanggal tersebut memiliki makna dimana pada jam 4 sore mendaftar ke KPU dan berharap menjadi 4 besar dalam perolehan suara pada pemiihan tahun 2024.
Kedatangan Elyas Yohanis Asamau di KPU NTT diiringi tarian Perang dari Kabupaten Alor dan Tarian Hedung dari Adonara, Kabupaten Flores Timur, serta warga Lamaholot yang ada di Kota Kupang yang turut mengantar Elyas Yohanis Asamau untuk mendaftar di KPU sebagai bakal calon anggota DPD RI.
Sebelum memasuki ruangan pendaftaran, Elyas Yohanis Asamau yang mengenakan busana adat Helangdohi dari Pantar, Kabupaten Alor, bersama pendamping diterima oleh Komisioner KPU NTT di pintu Kantor Sekretariat KPU.
Usai melakukan pendaftaran, Elyas Yohanis Asamau atau yang biasa disapa El Asamau menjelaskan, semua dokumen persyaratan terkait pencalonan dirinya sebagai bakal calon anggota DPD RI dinyatakan lengkap dan diterima oleh KPU selaku penyelenggaran Pemilu.
Walaupun mendapat dukungan dari Keluarga Besar Lamahohot (Flores Timur, Lembata dan Alor), namun demikian El Asamau tetap mengharapkan dan meminta doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Nusa Tenggara Timur dengan memilihnya sebagai anggota DPD RI apabila KPU menetapkannya sebagai calon anggota DPD RI.
“Saya mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Nusa Tenggara Timur agar saya bisa berhasil dalam konstelasi politik yang akan berlangsung pada 14 Pebruari 2024 mendatangi,” harapnya.
Asamau yang merupakan Alumnus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dan pernah mengabdi sebagai Pamong Praja (ASN) pada Pemerintah Kabupaten Alor bertekad untuk memajukan Pendidikan di NTT yang lebih baik apabila dirinya dipercaya oleh masyarakat NTT melalui perhelatan politik melalui Pemilu 2024 mendatang.
Mekson Beri yang mewakili orang tua Alor di Kota Kupang menyampaikan terima kasih kepada orang tua, keluarga yang hadir memberikan dukungan dalam menghantar El Asamau mendaftar ke KPU.
“Dengan semangat tite nanu baya (kita bersama/bersatu), dalam masyarakat budaya Lamaholot mari kita bersatu hati menghantar adik El Asamau ke KPU untuk didaftarkan sebagai Calon Anggota DPD RI,” ungkap Mekson Beri..
Sementara yang mewakili Ikatan Keluarga Lamaholot di Kupang, Marthinus Tokan menyebut bahwa moment untuk mengantar El Asamau merupakan sebuah panggilan leluhur lewotanah untuk mendukung El Asamau dalam pencalonan DPD RI.
“Saya rasa ini adalah panggilan leluhur lewotanah dalam mendukumg El Asamau, walaupun sebagai orang terakhir yang mendaftar namun sesuai filosfi bahwa Orang terakhir akan menjadi yang pertama,” kata Tokan berfilosofi. (andi sulabessy)














