Kupangmetro — Menjelang hari Raya Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 mendatang, Perum Bulog NTT memastikan stok kebutuhan Pokok masyarakat masih mencukupi sehingga tidak akan terjadi kelangkaan di pasar
Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) NTT, Himawan Kartika Nugraha melalui Manager Operasional Pelayanan Publik Perum Bulog Kanwil NTT, Faizal Jafar mengatakan, saat ini jumlah stok kebutuhan pokok masyarakat seperti beras, gula pasir, tepung terigu serta minyak goreng jumlahnya masih mencukupi hingga akhir Januari 2024 mendatang
Untuk beras medium saat ini, stok yang tersimpan di gudang Bulog sebanyak 18.224 Ton sehinga dipastikan akan mencukupi kebutuhan masyarakat. “Jumlah tersebut masih cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat NTT hingga akhir Januari 2024 mendatang”, jelas Faizal Jafar, Senin (4/12/2023) di Kupang.

Dan dalam pekan ini kata Faizal, pihak Perum Bulog akan mendatangkan lagi beras jenis medium sebanyak 4.822 Ton sehinga masyarakat dihimbau tidak perlu kuatir akan kelangkaan beras di Pasar. “Dengan demikian apabila didatangkan lagi maka stok beras yang ada tersimpan di gudang Bulog sebanyak 23.046 Ton. Jumlah ini masih mencukupi kebutuhan beras bagi masyarakat”, jelas Faizal.
Sedangkan untuk stok beras jenis premium yang ada saat ini (per 4 Desember 2023) yang tersimpan di gudang Bulog sebanyak 1.134 Ton dan akan ditambah bila ada permintaan.”Prinsipnya kami (Perum Bulog, red) siap melayani masyarakat atau konsumen bila ada permintaan masyarakat”, ungkap Faizal.
Sementara itu untuk kebutuhan pokok masyarakat lainnya seperti gula pasir, minyak goreng dan tepung terigu, Perum Bulog NTT masih menjaga keberadaannya di pasar apalagi menjelang Hari Raya.
Untuk Gula Pasir, saat ini stok yang masih tersedia dan tersimpan di Gudang milik Bulog sebanyak 440 ton, dmikian pula dengan Tepung Terigu sebanyak 13.Ton dan Minyak Goreng sebanyak 99.345 Liter.
“Perum Bulog selalu menjaga ketersediaan akan kebutuhan pokok masyarakat sehinga masyarakat tidak perlu kuatir akan kelangkaan kebutuhan pokok tersebut”, tegas Faizal.
Penulis Andi Ilham Sulabessy















