Kupangmetro – Salah satu program Pemerintah Kota Kupang dalam upaya membawa Kota Kupang kearah yang lebih baik yakni dengan menciptakan Kota Kupang yang bersih dan tertata rapi.
Dan untuk menuju terciptanya Kota Kupang yang bersih, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Kupang dibawah kepemimpinan Max Mahuri sebagai Kepala Dinas terus melakukan penataan dan pembersihan diseluruh wilayah Kota Kupang.
“Ini tidak saja diakukan pada ruas jalan raya negara dan Provinsi, tetapi kami dari DLHK juga akan melakukan penataan dan pembersihan sampai dalam jalan gang di setiap Kelurahan. Dan ini akan menjadikan Kota Kupang yang bersih dan tertata rapi,” kata Kepala DLHK Kota Kupang, Max Mahuri belum lama ini di Kupang.
Untuk pembersihan dan penataan disetiap Kelurahan terutama tanaman warga seperti pohon besar yang menghalangi lampu penerangan jalan dalam Kelurahan, menurut Max Mahuri pihaknya akan berkordinasi dengan semua pemerintah Kelurahan sehingga dapat melibatkan seluruh elemen masyarakat yang ada agar dapat berpartisipasi.
Selain penataan tanaman milik warga yang menghalangi cahaya penerangan lampu jalan, DLHK juga mengimbau warga melalui pemerintah Kelurahan agar tidak membuang dan mengumpulkan sampah disembarang tempat, tetapi dikumpulkan dalam wadah sehingga dapat memudahkan petugas Kebersihan saat mengangkut.
“Saat ini sampah terbanyak yang dihasilkan dari setiap rumah tangga adalah sampah plastik yang berasal dari bungkusan makanan dan minuman, maupun kantung-kantung plastik”, jelasnya.
Terhadap upaya penataan dan pembersihan wilayah khususnya dalam wilayah Kelurahan-Kelurahan oleh DLHK Kota Kupang, Ketua RW 03 Kelurahan Naikoten 2, Aprianus Lanang menyambut positip rencana DLHK dalam upaya menciptakan lingkungan yang bersih dan tertata rapi.
Saat ini katanya, sejak dicanangkan program kebersihan oleh Wali Kota Kupang Christian Widodo, wajah Kota Kupang sudah semakin membaik dimana masalah sampah yang selalu menjadi persoalan bersama warga saat ini sudah mulai teratasi dengan adanya perhatian dari DLHK Kota Kupang.
“Upaya Pemerintah Kota Kupang di bawah kepemimpinan Wali Kota Cristian Widodo dan Wakil Wali Kota Serena Francis dalam menangani persoalan sampah mulai membuahkan hasil. Saat ini kondisi kebersihan di Kota Kupang semakin membaik”,ungkap Ketua RW 03 Naikoten 2, Aprianus Lanang.
Lebih lanjut Aprianus Lanang menyebut perubahan Kota Kupang secara signifikan sudah mulai terlihat, terutama dalam hal penanganan sampah plastik yang paling banyak dihasilkan setiap rumah tangga.
Baginya saat ini Kota Kupang sudah jauh lebih bersih, namun yang masih terlihat semberawut yakni kabel-kabel yang melintang secara tidak beraturan.”ini juga menjadi masukan bagi Wali Kota”, ungkapnya.
Untuk keberhasilan lingkungan katanya perlu kesadaran seluruh warga dalam mengelolah sampah rumah tangga masing-masing seperti tidak lagi menumpuk sampah lalu membakar karena hanya akan membawa penyakit bagi yang menghirup. “Sampah dikumpul dalam wadah sehingga mudah diangkut oleh petugas Kebersihan Kota”, tegasnya.
Dalam penilaiannya, perlu adanya edukasi dan sosialisasi mengenai pemilahan sampah di tingkat keluarga guna mendukung pengolahan yang lebih efisien di tingkat kelurahan dan kecamatan.
“Dengan adanya kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga, maka penanganan sampah di Kota Kupang akan lebih efektif dan berkelanjutan sehingga Kota Kupang tetap menjadi Kota yang bersih dengan lingkungannya yang sehat dan nyaman bagi warga Kota Kupang sendiri”, tegasnya.
(Andi Ilham Sulabessy}















