• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Kupang Metro
Advertisement
  • Beranda
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Advertorial
  • Opini
  • Profil
  • Seputar NTT
  • More
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Nasional
    • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Advertorial
  • Opini
  • Profil
  • Seputar NTT
  • More
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Nasional
    • Internasional
No Result
View All Result
Kupang Metro
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Cegah Stunting dari Hulu, Pemkot Kupang Bangun Kolaborasi Bersama Yayasan dan Dunia Usaha

Admin by Admin
in Kesehatan
0
Cegah Stunting dari Hulu, Pemkot Kupang Bangun Kolaborasi Bersama Yayasan dan Dunia Usaha
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kupangmetro — Penanganan stunting di Kota Kupang tidak cukup dilakukan ketika anak sudah mengalami gangguan pertumbuhan. Pemerintah Kota Kupang mulai mendorong pendekatan yang lebih jauh ke hulu, dengan membangun kesadaran sejak remaja putri dan membuka ruang kolaborasi yang lebih terarah dengan yayasan, lembaga sosial, hingga dunia usaha.

Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo saat menerima audiensi Yayasan MEIK Nusantara dan Yayasan Mahanaim di Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, Senin (31/8/2026).

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan kekeluargaan. Namun, pembahasan tidak berhenti pada rencana pemberian bantuan. Pemkot Kupang justru menawarkan pola kolaborasi yang lebih terstruktur agar berbagai sumber daya di luar pemerintah dapat diarahkan pada persoalan masyarakat yang benar-benar membutuhkan penanganan.

Wali Kota mengatakan, prevalensi stunting di Kota Kupang saat ini berada di kisaran 16 persen. Angka tersebut relatif lebih rendah dibandingkan sejumlah daerah lain di Nusa Tenggara Timur, namun masih menjadi persoalan serius karena berada di atas rata-rata nasional.

Karena itu, menurutnya, strategi penanganan stunting harus bergeser dari sekadar mengatasi persoalan ketika sudah terjadi menjadi upaya pencegahan sejak jauh sebelumnya. “Persoalan stunting ini penanganannya harus komprehensif dari hulu ke hilir. Mencegah itu jauh lebih baik dan efisien daripada mengobati,” ujar dr. Christian.

Ia menjelaskan, intervensi dari hulu harus dimulai sejak usia remaja, terutama melalui edukasi kesehatan reproduksi, pemenuhan gizi, kesiapan menjadi orang tua hingga perencanaan keluarga. Sekolah, menurut dia, memiliki posisi penting dalam membangun pengetahuan tersebut. Demikian pula lembaga keagamaan yang memiliki kedekatan langsung dengan keluarga dan komunitas.

“Edukasi harus dimulai sejak usia remaja putri di sekolah-sekolah, mencakup kesehatan reproduksi, pemenuhan gizi, hingga pemahaman perencanaan keluarga. Peran sekolah dan lembaga keagamaan seperti gereja sangat penting di sini,” katanya.

Wali Kota juga menyoroti persoalan kehamilan pada usia dini dan munculnya orang tua tunggal di kalangan remaja yang dapat meningkatkan kerentanan terhadap persoalan stunting. Ketidaksiapan ekonomi, pengetahuan tentang gizi, maupun kesiapan mental calon ibu menjadi faktor yang perlu mendapat perhatian sejak awal.

Dalam konteks itulah, Pemkot Kupang menyambut positif kehadiran Yayasan MEIK Nusantara dan Yayasan Mahanaim yang menawarkan kontribusi nyata bagi persoalan sosial dan kesejahteraan anak.

Wali Kota menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin kehadiran berbagai pihak yang berniat membantu berjalan sendiri-sendiri. Pemkot Kupang, kata dia, siap membuka data dan kebutuhan prioritas melalui perangkat daerah terkait agar bantuan dari yayasan maupun sektor swasta dapat benar-benar menjawab persoalan di lapangan. “Kami di Pemkot Kupang selalu responsif dan terbuka. Agar bantuan tidak tumpang tindih dan tepat sasaran, kami menyodorkan ‘menu masalah’ yang terstruktur,” jelasnya.

Melalui pendekatan tersebut, yayasan dan pihak swasta dapat memilih bentuk intervensi sesuai kapasitas masing-masing dengan tetap berkoordinasi bersama pemerintah. Wali Kota menyebut sejumlah perangkat daerah yang dapat menjadi pintu masuk kolaborasi, di antaranya Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, DP3A, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Menurutnya, persoalan anak tidak dapat diselesaikan oleh satu institusi. Penanganan stunting, perlindungan anak, pendidikan, kemiskinan dan penguatan keluarga saling berkaitan sehingga membutuhkan kerja bersama lintas sektor. “Yayasan dapat berkolaborasi langsung dengan dinas-dinas terkait, sehingga apa yang dibutuhkan masyarakat bisa kita cocokkan dengan sumber daya yang dimiliki para mitra,” ujarnya.

Pimpinan rombongan Yayasan MEIK Nusantara, Meike, menyampaikan keprihatinan terhadap kondisi sosial dan kesehatan anak-anak di NTT. Bersama para pengusaha yang tergabung dalam yayasan, pihaknya ingin mengambil bagian dalam membantu masyarakat melalui program yang tepat sasaran.

Sementara itu, Nita dari Yayasan Mahanaim memaparkan program pelayanan nonformal Rumah Kasih yang saat ini telah berjalan di 13 titik di Kota Kupang. Program tersebut antara lain memberikan bimbingan belajar sekaligus makanan bergizi bagi anak-anak.

 

(siaran pers)

Previous Post

Wakil Wali Kota Kupang : Pentingnya Perubahan Paradigma Dalam Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Next Post

AKP MISBAR, S.H. RESMI DIKUKUHKAN SEBAGAI KABAG LOGISTIK POLRES SABU RAIJUA  

Admin

Admin

Next Post
AKP MISBAR, S.H. RESMI DIKUKUHKAN SEBAGAI KABAG LOGISTIK POLRES SABU RAIJUA   

AKP MISBAR, S.H. RESMI DIKUKUHKAN SEBAGAI KABAG LOGISTIK POLRES SABU RAIJUA  

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 42.2k Followers
  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gunakan Dana Pribadi Untuk Perbaikan Jalan Rusak, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang Beri Apresiasi Kepada Yafet Horo

Gunakan Dana Pribadi Untuk Perbaikan Jalan Rusak, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang Beri Apresiasi Kepada Yafet Horo

Kepala SMPN 8 Kota Kupang Usir Siswa Peserta Ujian Nasional

Kepala SMPN 8 Kota Kupang Usir Siswa Peserta Ujian Nasional

Ini Jenis-Jenis Pelatihan Yang di Buka BLK NTT Tahun 2021

Ini Jenis-Jenis Pelatihan Yang di Buka BLK NTT Tahun 2021

Erwin Ga Masih Ketua PMI Kota Kupang Yang Sah Periode 2024-2029

Pengurus PMI Provinsi NTT Tegaskan Ketua PMI Kota Kupang Yang Sah Adalah Erwin Gah

Ketua Umum DPP PPP romahurmuziy tengah

Strategi PPP Menangkan Duet Ganjar dan Gus Yasin

0
Ketua umum partai garuda ahmad ridha sabana

Ini Dia Hubungan Partai Garuda dengan Gerindra

0
Gubernur dki jakarta anies baswedan

Rawa Terate Rutin Banjir, Anies Bakal Cek Pabrik Sekitar

0
Ketua nu jatim hasan mutawakkil alallah di masjid-al akbar surabaya

NU Minta Pesantren Tak Terprovokasi Teror Orang Gila

0
AKP MISBAR, S.H. RESMI DIKUKUHKAN SEBAGAI KABAG LOGISTIK POLRES SABU RAIJUA   

AKP MISBAR, S.H. RESMI DIKUKUHKAN SEBAGAI KABAG LOGISTIK POLRES SABU RAIJUA  

Cegah Stunting dari Hulu, Pemkot Kupang Bangun Kolaborasi Bersama Yayasan dan Dunia Usaha

Cegah Stunting dari Hulu, Pemkot Kupang Bangun Kolaborasi Bersama Yayasan dan Dunia Usaha

Wakil Wali Kota Kupang : Pentingnya Perubahan Paradigma Dalam Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Wakil Wali Kota Kupang : Pentingnya Perubahan Paradigma Dalam Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Kegagalan Anak Mencapai Potensi Pertumbuhan Linier Akibat Kondisi Gizi Yang Tidak Optimal

Kegagalan Anak Mencapai Potensi Pertumbuhan Linier Akibat Kondisi Gizi Yang Tidak Optimal

Kupang Metro

Dapatkan informasi dan insight pilihan redaksi Kupang Metro - Berita & Informasi Terbaru

Follow Us

Browse by Category

  • Advertorial
  • Budaya
  • Business
  • Daerah
  • Ekbis
  • Food
  • Hukrim
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kota Kupang
  • Lifestyle
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politics
  • Profil
  • Review
  • Sabu Raijua
  • Science
  • Sejarah
  • Seputar NTT
  • Sports
  • Tech
  • Tidak Berkategori

Recent News

AKP MISBAR, S.H. RESMI DIKUKUHKAN SEBAGAI KABAG LOGISTIK POLRES SABU RAIJUA   

AKP MISBAR, S.H. RESMI DIKUKUHKAN SEBAGAI KABAG LOGISTIK POLRES SABU RAIJUA  

Cegah Stunting dari Hulu, Pemkot Kupang Bangun Kolaborasi Bersama Yayasan dan Dunia Usaha

Cegah Stunting dari Hulu, Pemkot Kupang Bangun Kolaborasi Bersama Yayasan dan Dunia Usaha

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2025 KupangMetro - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Advertorial
  • Opini
  • Profil
  • Seputar NTT
  • More
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Nasional
    • Internasional

© 2025 KupangMetro - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.