Kupangmetro — Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis menegaskan pentingnya perubahan paradigma dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Untuk Wakil Wali Kota memerintahkan kepada seluruh jajaran tenaga kesehatan agar lebih proaktif menjemput bola ke tengah warga, bukan menunggu pasien datang ke Puskesmas.
Selain tenaga kesehatan, Wakil Wali Kota juga memerintahkan kepada seluruh pemerintah Kecamatan dan Kelurahan agar setiap agenda kegiatan di tingkat kelurahan, kecamatan, hingga lingkungan sekolah menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis secara masif.
“Jangan hanya menunggu pasien datang berobat di Puskesmas atau Rumah Sakit baru melayani. , tetapi hadirkan pelayanan kesehatan sampai ditingkat Kelurahan dan bila perlu sampai Sekolah-Sekolah secara massif,” kata Wakil Wali Kota di Kupang belum lama ini.
Menurut Waki Wali Kota Serena Francis, kesehatan hidup masyarakat merupakan tolok ukur utama keberhasilan pembangunan suatau daerah. “Kesehatan warga lebih penting dari pembangunan infrastruktur,” tandasnya.
Dengan demikian Wakil Wali Kota mengajak warga untuk bergeser dari pola pikir yang hanya datang berobat saat sakit, tetapi juga harus proaktif dengan selalu mendatangi fasilitas Kesehatan terdekat untuk memeriksakan kesehatan diri sejak dini.
“Pemerintah selalu mendorong seluruh perangkat daerah, mulai dari camat, lurah, hingga pihak sekolah agar selalu aktif meminta pelayanan kesehatan kepada warga atau anak sekolah dari Puskesmas terdekat di wilayah masing-masing,” ungkap Serena.
Wakil Wali Kota juga memberikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan melalui program “jemput bola” serta komitmen Dinas Kesehatan kepada fasilitas kesehatan berupa penghargaan bagi Faskes yang berhasil melampaui target cakupan pemeriksaan.
Namun diakui pula bahwa ada hambatan yang sering ditemui tetapi untuk masalah Kesehatan adalah urusan kemanusiaan yang membutuhkan sinergi semua pihak. “Harus dipastikan manfaat layanan kesehatan harus benar-benar dirasakan hingga ke lapisan masyarakat paling bawah,” tambahnya.
Data Dinas Kesehatan Kota Kupang menyebutkan, hingga Mei 2026, capaian Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kota Kupang tercatat berada di angka 10 persen dari target nasional sebesar 46 persen.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Kupang, drg. Sinta Ndaumanu menjelaskan, program cek kesehatan gratis merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) dalam misi Asta Cita Presiden RI.
“Pendekatan yang dilakukan berbasis siklus hidup melayani masyarakat mulai dari bayi hingga lansia dengan dukungan teknologi digital demi mewujudkan masyarakat Kota Kupang yang lebih sehat dan produktif,” jelasnya.
(andi sulabessy)













