• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Kupang Metro
Advertisement
  • Beranda
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Advertorial
  • Opini
  • Profil
  • Seputar NTT
  • More
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Nasional
    • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Advertorial
  • Opini
  • Profil
  • Seputar NTT
  • More
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Nasional
    • Internasional
No Result
View All Result
Kupang Metro
No Result
View All Result
Home Nasional

Aturan Masuk Makkah Diperketat, PPIH Imbau Jemaah Haji Terapkan “Buddy System”

Admin by Admin
30 April 2026
in Nasional
0
Aturan Masuk Makkah Diperketat, PPIH Imbau Jemaah Haji Terapkan “Buddy System”

Kepala Seksi Pelindungan Jemaah (Linjam) PPIH Arab Saudi Daerah Kerja Makkah, Tulus Widodo (foto:humas kemenhaj)

0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kupangmetro — Pemerintah Arab Saudi memperketat aturan bagi pengunjung yang ingin memasuki Kota Suci Makkah, termasuk bagi jemaah haji Indonesia. Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mengimbau jemaah agar tidak bepergian sendirian dan menerapkan sistem pendamping atau buddy system.

Seperti yang dikutip dari portal berita haji.go.id, Kepala Seksi Pelindungan Jemaah (Linjam) PPIH Arab Saudi Daerah Kerja Makkah, Tulus Widodo, mengatakan setiap pergerakan jemaah maupun petugas sebaiknya dilakukan secara berkelompok, minimal tiga orang.

“Untuk petugas maupun jemaah, yang harus dijaga, yang harus dibuat, setiap pergerakan pastikan melakukan secara ‘buddy system’. ‘Buddy system’ dalam hal ini tidak berdua, kami imbau minimal tiga orang,” ujar Tulus di Makkah, Selasa (28/4/2026).

Menurut dia, penerapan sistem tersebut bertujuan mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat merugikan jemaah maupun petugas selama berada di Tanah Suci.

“Untuk itu kami mengimbau khususnya untuk petugas, apabila melakukan perjalanan pastikan ‘buddy system’ tidak dua orang, tapi tiga orang,” katanya.

Selain itu, Tulus juga mengingatkan jemaah haji Indonesia yang masih berada di Madinah agar selalu membawa Kartu Nusuk saat sudah tiba di Makkah dan hendak beraktivitas di luar hotel.

“Wajib bawa Kartu Nusuk,” tegasnya.

Tak kalah penting, Tulus meminta jemaah untuk tidak sembarangan menggunakan taksi menuju Masjidil Haram. Pasalnya, hanya kendaraan resmi yang diizinkan masuk ke area tertentu di sekitar masjid.

“Di sini ada dua taksi yang resmi, taksi warna putih dan taksi warna hijau. Kenapa kita wajib menggunakan taksi yang resmi? Karena kalau taksi gelap berpotensi membuat jemaah harus turun di lokasi yang jauh dari Masjidil Haram, sehingga dapat menyulitkan perjalanan ibadah mereka,” pungkasnya.

 

Calon Jemaah Haji Asal NTT Wajib Gunakan Kartu Nusuk Saat Di Tanah Suci

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Prov, NTT, H, Hasan Manuk

Sementara itu dari Kupang, Nusa Tengara Timur, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi NTT, H, Hasan Manuk menekankan pentingnya bagi para calon jemaah haji asal NTT termasuk ketua regu (karu) dan ketua rombongan (karom) agar wajib mengantongi visa Haji sehingga terdaftar.

“Selain visa haji, rombongan calon jemaah Haji juga wajib menggunakan gelang dan kartu nusuk yang ada barkotnya. Semua identitas calon jemaah Haji terrekam di barkot tersebut,” jelas Hasan Manuk saat memberikan pengarahan dihadapan Karu dan Karom di Asrama Haji Kota Kupang, Rabu (29/4/2026).

Kartu nusuk adalah identitas resmi yang wajib dibawa dan dikenakan oleh seluruh jemaah haji selama berada di Arab Saudi (Madinah, Makkah, dan area Masyair/Armuzna). Kartu ini berfungsi sebagai tanda pengenal digital yang memverifikasi bahwa jemaah haji memegang visa haji resmi dan berwenang mengikuti ibadah haji.

Dengan demikian kata Hasan bila jemaah Haji yang tersesat saat di tanah Suci bisa langsung diketahui identitas jemaah haji hanya dari kartu atau gelang dikenakan sehingga diharapkan para Jemaah Haji dari NTT harus menjaga kartu dan gelang agar tidak hilang.

“Sebab hanya dengan di scan pada barkot itu langsung diketahui asal jemaah Haji dimaksud lengkap dengan hotel dimana tempat jemaah Haji menginap beserta nomor kamarnya,” jelas Manuk.

Untuk itulah dirinya meminta para Karu dan Karom tidak sendiri dalam melayani jemaah Haji asal daerah selama berada di tanah suci. “Terapkan sistem Buddy System selama berada di Tanah Suci,” tekan manuk.

Buddy system haji adalah prosedur keselamatan yang mewajibkan jemaah bergerak berkelompok (minimal 3 orang) untuk saling memantau dan membantu selama di Tanah Suci, guna mengantisipasi risiko kehilangan atau kondisi darurat.

 

 

(andi/humas kemenhaj)

Previous Post

Perkuat Daya Saing Global, Undana Gandeng Unud Akselerasi Pendirian Confucius Institute

Admin

Admin

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 42.2k Followers
  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gunakan Dana Pribadi Untuk Perbaikan Jalan Rusak, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang Beri Apresiasi Kepada Yafet Horo

Gunakan Dana Pribadi Untuk Perbaikan Jalan Rusak, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang Beri Apresiasi Kepada Yafet Horo

10 April 2025
Kepala SMPN 8 Kota Kupang Usir Siswa Peserta Ujian Nasional

Kepala SMPN 8 Kota Kupang Usir Siswa Peserta Ujian Nasional

6 Mei 2025
Ini Jenis-Jenis Pelatihan Yang di Buka BLK NTT Tahun 2021

Ini Jenis-Jenis Pelatihan Yang di Buka BLK NTT Tahun 2021

12 Februari 2021
Erwin Ga Masih Ketua PMI Kota Kupang Yang Sah Periode 2024-2029

Pengurus PMI Provinsi NTT Tegaskan Ketua PMI Kota Kupang Yang Sah Adalah Erwin Gah

22 Mei 2025
Ketua Umum DPP PPP romahurmuziy tengah

Strategi PPP Menangkan Duet Ganjar dan Gus Yasin

0
Ketua umum partai garuda ahmad ridha sabana

Ini Dia Hubungan Partai Garuda dengan Gerindra

0
Gubernur dki jakarta anies baswedan

Rawa Terate Rutin Banjir, Anies Bakal Cek Pabrik Sekitar

0
Ketua nu jatim hasan mutawakkil alallah di masjid-al akbar surabaya

NU Minta Pesantren Tak Terprovokasi Teror Orang Gila

0
Aturan Masuk Makkah Diperketat, PPIH Imbau Jemaah Haji Terapkan “Buddy System”

Aturan Masuk Makkah Diperketat, PPIH Imbau Jemaah Haji Terapkan “Buddy System”

30 April 2026
Perkuat Daya Saing Global, Undana Gandeng Unud Akselerasi Pendirian Confucius Institute

Perkuat Daya Saing Global, Undana Gandeng Unud Akselerasi Pendirian Confucius Institute

30 April 2026
474 Orang Calon Jemaah Haji Asal NTT Akan Menunaikan Ibadah Haji

474 Orang Calon Jemaah Haji Asal NTT Akan Menunaikan Ibadah Haji

30 April 2026
PBVSI SABU RAIJUA HASILKAN PENGURUS BARU, SIAP GELAR PRESTASI HINGGA TINGKAT NASIONAL

PBVSI SABU RAIJUA HASILKAN PENGURUS BARU, SIAP GELAR PRESTASI HINGGA TINGKAT NASIONAL

29 April 2026
Kupang Metro

Dapatkan informasi dan insight pilihan redaksi Kupang Metro - Berita & Informasi Terbaru

Follow Us

Browse by Category

  • Advertorial
  • Budaya
  • Business
  • Daerah
  • Ekbis
  • Food
  • Hukrim
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kota Kupang
  • Lifestyle
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politics
  • Profil
  • Review
  • Sabu Raijua
  • Science
  • Sejarah
  • Seputar NTT
  • Sports
  • Tech
  • Tidak Berkategori

Recent News

Aturan Masuk Makkah Diperketat, PPIH Imbau Jemaah Haji Terapkan “Buddy System”

Aturan Masuk Makkah Diperketat, PPIH Imbau Jemaah Haji Terapkan “Buddy System”

30 April 2026
Perkuat Daya Saing Global, Undana Gandeng Unud Akselerasi Pendirian Confucius Institute

Perkuat Daya Saing Global, Undana Gandeng Unud Akselerasi Pendirian Confucius Institute

30 April 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2025 KupangMetro - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Advertorial
  • Opini
  • Profil
  • Seputar NTT
  • More
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Nasional
    • Internasional

© 2025 KupangMetro - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.