Kupangmetro — Lomba Kebersihan antar Kelurahan se Kota Kupang yang telah diluncurkan oleh Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo pada Jumat (27/2/2026) di Aula rumah Jabatan Wali Kota Kupang mendapat sambutan dari warga Kelurahan Naikoten Dua.
“Bagi warga Kelurahan Naikoten Dua, lomba kebersihan yang dibuat oleh pemerintah Kota Kupang dengan menggandeng Komunitas Beta Bersih (KBB) merupakan suatu bentuk dorongan dan semangat dalam upaya bersama menjaga kebersihan lingkungan,” kata Lurah Naikoten Dua, Fany Adam di ruang kerjanya, Jumat (27/2/2026).
Kelurahan Naikoten Dua lanjut Fany, merupakan salah satu Kelurahan yang ada di wilayah Kecamatan Kota Raja yang lingkungan wilayahnya bersih dan tertata rapi sehingga warga Kelurahan siap untuk mengikuti lomba Kebersihan antar Kelurahan yang mulai digelar Maret 2026 ini.
Dan bukan hanya itu kata Fany, sebagai salah satu dari 51 Kelurahan yang ada di Kota Kupang, warga Kelurahan Naikoten Dua siap mendukung program Pemerintah Kota Kupang yang dicanangkan melalui visi Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo yakni menjadikan Kota Kupang rumah bersama yang modern, bersih, aman, berbudaya, tangguh dan sejahtera.
Lomba Kebersihan antar Kelurahan tahun 2026 yang telah diluncurkan Wali Kota Kupang Christian Widodo disambut positip juga oleh Ketua RW 03 Kelurahan Naikoten Dua, Aprianus Lanang dengan menyebut bahwa dengan adanya lomba Kebersihan dimaksud maka upaya menciptakan lingkungan yang bersih dan tertata rapi akan terlaksana di lingkungan masing-masing.

Sejak dicanangkan program kebersihan oleh Wali Kota Kupang Christian Widodo, wajah Kota Kupang sudah semakin membaik dimana masalah sampah yang selalu menjadi persoalan bersama warga saat ini sudah mulai teratasi dengan adanya gerakan kebersihan yang melibatkan semua elemen masyarakat.
“Upaya Pemerintah Kota Kupang di bawah kepemimpinan Wali Kota Cristian Widodo dalam menangani persoalan sampah mulai membuahkan hasil. Saat ini kondisi kebersihan di Kota Kupang semakin membaik apalagi dengan dilaksanakannya lomba kebersihan antar Kelurahan”, ungkap Aprianus Lanang.
Aprianus Lanang menilai perubahan Kota Kupang secara signifikan sudah mulai terlihat, terutama dalam hal penanganan sampah plastik yang paling banyak dihasilkan setiap rumah tangga.
Baginya saat ini Kota Kupang sudah jauh lebih bersih, namun yang masih terlihat semberawut yakni kabel-kabel yang melintang secara tidak beraturan.”ini juga menjadi masukan bagi Wali Kota”, ungkapnya.
Untuk keberhasilan lingkungan katanya perlu kesadaran seluruh warga dalam mengelolah sampah rumah tangga masing-masing seperti tidak lagi menumpuk sampah lalu membakar karena hanya akan membawa penyakit bagi yang menghirup. “Sampah dikumpul dalam wadah sehingga mudah diangkut oleh petugas Kebersihan Kota”, tegasnya.
Wali Kota Kupang Kagum Terhadap Warga
Sebelumnya Wali Kota saat melauching lomba Kebersihan antar Kelurahan pada Jumat 27 Pebruari 2026 di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang mengungkapkan kekagumannya terhadap semangat swadaya masyarakat yang mulai tumbuh.
Wali Kota Christian Widodo menyebut bahwa lomba Kebersihan merupakan kegiatan yang dipenuhi semangat kolaborasi dengan penegasan bahwa masalah sampah tidak bisa ditangani pemerintah semata, melainkan harus menjadi gerakan bersama seluruh warga kota.
“Ini adalah semangat kolaborasi. Kota Kupang tidak bisa maju kalau hanya Wali Kota bersama pemerintah yang bergerak sendiri. Untuk itu perlu dukungan semua warga Kota Kupang,” ungkap Wali Kota
Bagi Wali Kota Christian Widodo, lomba kebersihan antar Kelurahan bukan semata mencari kelurahan terbersih, melainkan membangun kesadaran kolektif. “Ini bukan tentang siapa yang paling bersih, tapi siapa yang paling peduli. Bukan mengejar piala, tetapi membangun budaya. Kita ubah kalimat ‘itu bukan tugas saya’ menjadi ‘ini beta punya tanggung jawab’,” tandasnya.
Selain juara 1, 2, dan 3, panitia juga menyiapkan juara harapan 1, 2, dan 3, dengan total hadiah Rp100 juta sebagai bentuk motivasi. Lomba ini sekaligus mendukung gerakan nasional kebersihan sesuai arahan Presiden Republik Indonesia dan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri tentang gerakan Indonesia bersih.
(Andi Ilham Sulabessy)















