Kupangmetro — Wakil Kepala Perum Bulog Kantor Wilayah Nusa Tenggara Timur, Ramaijon P. Purba menyebut pelaksanaan pasar murah yang digelar Perum Bulog Kantor Wilayah Nusa Tenggara Timur adalah untuk membantu masyarakat dalam rangka menyambut hari raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
“Pasar murah ini digelar semata- mata untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarga dalam rangka menyambut Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026,” ungkap Ramaijon Purba disela-sela kegiatan pasar murah, Sabtu (20/12/2025) di Kupang.
Menurut Ramaijon Purba, pasar murah yang digelar Perum Bulog sudah menjadi agenda rutin disaat menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru.
“Pada pasar murah yang digelar di halaman Kantor Perum Bulog, pihak Perum Bulog juga menyediakan kupon berupa diskon belanja sebesar Rp5.000 sampai Rp10.000 untuk setiap komoditi. Dan kupon yang dibagikan sebanyak 750 kupon,” jelasnya.
Pasar murah yang digelar selama Empat hari sejak tanggal 17 – 20 Desember 2025 di Tiga tempat terpisah yakni di halaman Gereja Katolik Yesus Maria Yoseph Liliba, Halaman GMIT Center dan halaman Kantor Perum Bulog Kanwil NTT, Perum Bulog juga menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis kepada warga dengan menggandeng petugas Kesehatan dari Puskesmas Oebobo, Kota Kupang.
Selama Empat hari pelaksanaan pasar murah, warga begitu antusias karena merasa terbantu disaat menjelang Perayaan Natal dan Tahun Baru karena warga bisa mendapatkan komoditas yang dibutuhkan pada saat hari raya, baik sembako maupun kue dan minuman.
Selama pelaksanaan pasar murah, komoditi yang disediakan yakni beras SPHP seharga Rp58.000/karung (5 kg) sebanyak 20 Ton, beras premium, Rp77.000/karung (5 kg) sebanyak 10 Ton, Minyak Goreng, Rp20.000/liter sebanyak 5.000 Liter, Gula Pasir Rp19.000/kg sebanyak 5.000 kg, serta komoditi lainnya.
“Untuk meringankan daya beli masyarakat, Perum Bulog juga menyediakan pembelian dengan harga Rp10.000 per kupon untuk satu jenis komoditi,” jelas Ramaijon Purba.
Selain itu pada pasar murah juga ada subsidi paket sembako dari Bank Indonesia sebanyak 400 paket dengan nilai subsidi sebesar Rp67.000 per paket sembako. Namun masyarakat hanya perlu membayar dengan menggunakan Qris.
“Kegiatan pasar murah tersebut melibatkan sejumlah mitra seperti Perbankan, Hotel, serta pengusaha makanan dan minuman,” tambah Purba.
RPK Award

Pada hari terakhir pelaksanaan pasar murah juga diberikan Award kepada Mitra Outlet Binaan Rumah Pangan Kita (RPK) yang bertujuan untuk memotivasi dan menginspirasi mitra agar terus meningkatkan transaksi pembelian komoditi dan meningkatkan loyalitas kemitraan dengan Perum Bulog.
Penghargaan kepada Mitra Binaan RPK yang diberikan oleh Perum Bulog berdasarkan kategori, yakni kategori omzet terbanyak dan kategori repeat order. Untuk kategori omzet terbanyak juara Satu diraih RPK Kios Koko, Kedua, RPK Kios Imanuel Fatululi dan juara Ketiga RPK Kios Aulia.
Sedangkan untuk kategori Repeat Order, juara pertama diraih RPK Kios Koko, juara Kedua diraih RPK Memos dan juara Ketiga diraih RPK UD Lijaya.

Acara penyerahan Award kepada mitra RPK dimeriahkan dengan sejumlah hiburan serta lomba mewarnai kategori anak-anak.
(Andi Sulabessy)














