Kupangmetro — Seiring dengan komitmen Wali Kota Kupang Christian Widodo dan Wakil Wali Kota Kupang Serena Francis untuk menciptakan Kota Kupang yang bersih dan tertata rapi, Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan saat ini terus melakukan penataan Lingkungan dalam wilayah Kota Kupang.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Kupang Max Mahuri melalui Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah Bahan Berbahaya Beracun, Mat Likur menjelaskan, penataan Kota yang saat ini sedang dilakukan pihak DLHK yakni dimulai dengan memangkas dahan-dahan pohon yang ada disepanjang jalan raya yang menutupi penerangan lampu jalan.
“Tidak saja di jalur jalan utama, tetapi penataan ini juga akan dilakukan sampai dalam gang-gang. Ini tentunya kita lakukan berdasarkan skala prioritas”, ungkap Kadis DLHK Max Mahuri melalui Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3, Mat Likur dan didampingi Kepala Sub Kordinasi Pengurangan Sampah, Imanuel Menoh, Rabu (3/9/2025).
Untuk penataan lingkungan yang berada dalam gang-gang menurut Likur akan dilakukan setelah jalur jalan utama. “Setelah pemangkasan dahan yang berada dijalur jalan utama selesai baru kita masuk ke jalan-jalan dalam pemukiman yang dahan pohon dianggap mengganggu pemandangan dan menutup penerangan jalan”, jelas Likur.
Pelaksanaan penataan lingkungan Kota Kupang yang dilakukan saat ini menurut Likur merupakan tugas utama DLHK dalam melestarikan lingkungan yang bersih dan tertata rapi sehingga terlihat indah dengan tetap menjaga kebersihan lingkungan.
“Tugas DLHK adalah bagaimana mengamankan Kota Kupang dalam hal keindahan dengan tetap memperhatikan kebersihan sebagai tolok ukur utama,” ungkapnya.
Bagi DLHK kata Likur, kebersihan menjadi tolok ukur utama karena dibawa kepemimpinan Max Mahuri sebagai Kadis DLHK yang baru dilantik tentunya mempunyai komitmen untuk bagaimana Kota Kupang keluar dari kota yang pernah dinilai oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia sebagai salah satu kota terkotor kelima di Indonesia.
“Kita punya komitmen bersama yang kuat untuk keluar dari penilaian dimaksud dan untuk itu DLHK mulai melaksanakan penataan-penataan pada seluruh komponen-komponen yang ada untuk memaksimalkan pelayanan pengangkutan persampaan”, tegas Likur.
sementara terkait dengan keindahan kota, DLHK selain melakukan pengangkutan persampahan, pihak DLHK juga melakukan penataan keindahan jalur-jalur utama dalam wilayah Kota Kupang.
(Andi Sulabessy)















