Tambolaka, kupangmetro.com- Kabupaten Sumba Barat Daya yang dulunya merupakan bagian dari Sumba Barat kini genap berusia 19 tahun sejak pemekaran wilayah. Momentum ini menjadi refleksi perjalanan pembangunan daerah yang terus berkembang di wilayah barat Pulau Sumba.
Perayaan hari ulang tahun ke-19 tersebut digelar pada Jumat (22/5/2026) pukul 10.00 Wita di kantor daerah Tambolaka, Desa Wee Londa, Kecamatan Loura. Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri berbagai unsur pemerintahan serta masyarakat.
Acara syukuran dipimpin langsung oleh Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonu Wulla, didampingi Wakil Bupati Dominikus Alphawan Rangga Kaka. Keduanya tampak kompak memimpin jalannya kegiatan yang sarat makna tersebut.
Turut hadir dalam kegiatan itu jajaran pemerintah daerah, termasuk pimpinan DPRD, Ketua PKK, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Kehadiran para tokoh agama dan tokoh masyarakat juga menambah kekhidmatan suasana perayaan.
Selain itu, sejumlah pejabat dari kabupaten tetangga turut menghadiri acara tersebut. Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade, hadir bersama rombongan pemerintah daerahnya.
Dari Sumba Tengah, hadir Bupati Paulus Sekayu Karugu Limu yang didampingi Wakil Bupati Marthinus Umbu Djoka. Kehadiran para kepala daerah ini mencerminkan sinergi antarwilayah di Pulau Sumba.
Dari unsur kepolisian, Kapolres Sumba Barat Daya serta Kapolres Sumba Barat Yohanis Nisa Pewali juga turut hadir. Selain itu, unsur TNI seperti Danramil 1613 Laratama dan satuan Brimob turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati Ratu Ngadu Bonu Wulla menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat yang telah berkontribusi dalam pembangunan daerah. Ia menekankan pentingnya kebersamaan dalam mendorong kemajuan Kabupaten Sumba Barat Daya.
Menurut dia, capaian pembangunan selama 19 tahun terakhir tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, aparat keamanan, hingga masyarakat. Ia berharap semangat kolaborasi ini terus dijaga.
Pada kesempatan tersebut, pemerintah daerah juga menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satunya melalui program bantuan rumah layak huni yang mulai direalisasikan pada tahap awal tahun 2026.
Program tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat berpenghasilan rendah untuk memiliki hunian yang lebih layak. Pemerintah daerah menilai sektor perumahan menjadi salah satu aspek penting dalam meningkatkan kualitas hidup warga.
Perayaan ulang tahun ke-19 Kabupaten Sumba Barat Daya ini pun menjadi momentum untuk memperkuat komitmen pembangunan ke depan. Pemerintah daerah bersama masyarakat diharapkan terus bersinergi demi mewujudkan daerah yang lebih maju dan sejahtera. (Serin DL)













