Kupangmetro — Perhelatan Politik Lima Tahunan untuk mencari Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah melalui Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilu Kada) pada 27 November 2024 tidak lama lagi akan digelar.
Perhelatan politik paling bergengsi ditingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota ini sangat menyita perhatian dari berbagai kalangan masyarakat sehingga memunculkan berbagai spekulasi politik yang tidak jarang melahirkan issue pro dan kontra di tengah masyarakat itu sendiri terhadap sosok atau figur calon Kepala Daerah tertentu.
Namun tidak demikian halnya dengan sosok atau figur yang satu ini. Dia adalah Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura NTT, Refafi Gah. Dengan pembawaannya yang low profile dan bersahaja, membuat dirinya selalu mendapat penilaian yang netral dari masyarakat.
Dengan kehadiran Refafi Gah diajang kompitisi politik paling bergengsi ditingkat Provinsi NTT sebagai salah satu calon wakil Gubernur, dipastikan akan membawa angin segar bagi paket pasangannya karena sosok Refafi Gah selama perjalanan politiknya tidak pernah menimbulkan pro kontra di masyarakat.
Diakuinya walau Partai Hanura hanya memiliki Empat Kursi di DPRD Provinsi NTT, namun dirinya telah “Disorot” oleh PDI Perjuangan untuk mendampingi Yohanes Fransiskus Lema untuk dijadikan sebagai pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT periode 2024-2029.
Untuk itu sebagai Ketua atau Pimpinan Partai Politik tingkat Provinsi NTT, Refafi Gah siap mendampingi Ansy Lema dan menyatakan tidak ingin menjadi gelandangan politik.
“Dukungan dan dorongan dari Pimpinan Partai di tingkat Pusat dan daerah serta seluruh kader kepada saya untuk maju sebagai calon wakil Gubernur sangat kuat. Untuk itu sebagai Politisi tentunya saya tidak ingin menjadi gelandangan politik,” ungkapnya.
Refafi yang pada Pemilihan Legislatif Pebruari 2024 lalu terpilih kembali sebagai anggota DPRD NTT merasa optimis dirinya bersama Ansy Lema merupakan paket pasangan yang akan memenangkan kompetisi politik Lima Tahunan dalam ajang pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT 27 November 2024 mendatang.
Penulis Andi Ilham Sulabessy















